<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Partai Lingkar Cendekia (PLC)</title>
	<atom:link href="http://lingkarcendekia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lingkarcendekia.wordpress.com</link>
	<description>Perubahan untuk semua. Mari bergandeng tangan bersama PLC menuju peradaban Unhas yang lebih baik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Sep 2010 11:30:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lingkarcendekia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Partai Lingkar Cendekia (PLC)</title>
		<link>http://lingkarcendekia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lingkarcendekia.wordpress.com/osd.xml" title="Partai Lingkar Cendekia (PLC)" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lingkarcendekia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kode Produk yang Mengecoh</title>
		<link>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/kode-produk-yang-mengecoh/</link>
		<comments>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/kode-produk-yang-mengecoh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2007 12:37:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lingkarcendekia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/kode-produk-yang-mengecoh/</guid>
		<description><![CDATA[Info ini kiriman offline lewat IM saya Cek dulu dalam kemasan makanan sblm memakannya..!!! Kalo nemuin kode2 seperti yang ada dibawah ini,jangan dimakan.. Karena mengandung lemak Babi..Itu salah satu tak-tik dari negara2 non-Muslim agar usaha mereka lancar dan agar tetap dapat dibeli oleh kaum muslim.. E100, E110, E120, E 140, E141, E153, E210, E213, E214, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lingkarcendekia.wordpress.com&amp;blog=1096675&amp;post=17&amp;subd=lingkarcendekia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/kode-produk-yang-mengecoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/165aaefabeb1e53dd7338a6296a08015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lingkarcendekia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Chating dengan Al-Qur&#8217;an? Bisa lagi!</title>
		<link>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/chating-dengan-al-quran-bisa-lagi/</link>
		<comments>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/chating-dengan-al-quran-bisa-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2007 12:34:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lingkarcendekia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/chating-dengan-al-quran-bisa-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Great info : Kali ini, dengan Al Qur&#8217;an pun kita bisa chatting. Pakai messenger kita, seperti Yahoo. Ikutilah caranya sbb: 1. Klik add contact di messenger anda 2. Ketik quran.noble di kolom yang disediakan 3. Ketik next dan ikuti proses selanjutnya sebagaimana anda menambah anggota baru dalam messenger anda 4. Mau mulai chatting? Kirim pesan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lingkarcendekia.wordpress.com&amp;blog=1096675&amp;post=16&amp;subd=lingkarcendekia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/17/chating-dengan-al-quran-bisa-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/165aaefabeb1e53dd7338a6296a08015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lingkarcendekia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dakwah Tidak Bisa Dipikul Oleh Orang Manja 1</title>
		<link>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/dakwah-tidak-bisa-dipikul-oleh-orang-manja-1/</link>
		<comments>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/dakwah-tidak-bisa-dipikul-oleh-orang-manja-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 02:03:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lingkarcendekia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/dakwah-tidak-bisa-dipikul-oleh-orang-manja-1/</guid>
		<description><![CDATA[Wahai Saudaraku yang dikasihi Allah.
Perjalanan dakwah yang kita lalui ini bukanlah perjalanan yang banyak ditaburi kegemerlapan dan kesenangan. Ia merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan dan rintangan berat.

Telah banyak sejarah orang-orang terdahulu sebelum kita yang merasakan manis getirnya perjalanan dakwah ini. Ada yang disiksa, ada pula yang harus berpisah kaum kerabatnya. Ada pula yang diusir dari kampung halamannya. Dan sederetan kisah perjuangan lainnya yang telah mengukir bukti dari pengorbanannya dalam jalan dakwah ini. Mereka telah merasakan dan sekaligus membuktikan cinta dan kesetiaan terhadap dakwah.

Cobalah kita tengok kisah Dzatur Riqa’ yang dialami sahabat Abu Musa Al Asy’ari dan para sahabat lainnya –semoga Allah swt. meridhai mereka. Mereka telah merasakannya hingga kaki-kaki mereka robek dan kuku tercopot. Namun mereka tetap mengarungi perjalanan itu tanpa mengeluh sedikitpun. Bahkan, mereka malu untuk menceritakannya karena keikhlasan dalam perjuangan ini. Keikhlasan membuat mereka gigih dalam pengorbanan dan menjadi tinta emas sejarah umat dakwah ini. Buat selamanya.

Pengorbanan yang telah mereka berikan dalam perjalanan dakwah ini menjadi suri teladan bagi kita sekalian. Karena kontribusi yang telah mereka sumbangkan untuk dakwah ini tumbuh bersemi. Dan, kita pun dapat memanen hasilnya dengan gemilang. Kawasan Islam telah tersebar ke seluruh pelosok dunia. Umat Islam telah mengalami populasi dalam jumlah besar. Semua itu karunia yang Allah swt. berikan melalui kesungguhan dan kesetiaan para pendahulu dakwah ini. Semoga Allah meridhai mereka.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lingkarcendekia.wordpress.com&amp;blog=1096675&amp;post=15&amp;subd=lingkarcendekia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/dakwah-tidak-bisa-dipikul-oleh-orang-manja-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/165aaefabeb1e53dd7338a6296a08015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lingkarcendekia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tepati Janji Kita</title>
		<link>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/tepati-janji-kita/</link>
		<comments>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/tepati-janji-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 02:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lingkarcendekia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/tepati-janji-kita/</guid>
		<description><![CDATA[<p>by : Faisal Nirwan</p>
<p>Begitu besar perhatian Islam mengenai janji ini. Kita sebagai umat Islam yang telah mengetahui keharusan untuk menepati janji tersebut berdasarkan ayat-ayat diatas, semestinya adalah orang yang paling disiplin dalam memenuhi janji. Tapi sangat ironis pada kenyataannya, begitu mudah kita mengucapkan janji dan begitu mudah juga kita tidak menepatinya atau bahkan melanggarnya dengan beranggapan, „Toh.. teman saya akan mengerti dan memaafkan saya kenapa saya terlambat“.</p>
<p>Jika hal ini terjadi sekali atau dua kali bisalah dimengerti tetapi jika ia terjadi berulang kali maka tentu perlu diwaspadai. Jangan-jangan kita ingin tetap mempertahankan tabiat munafik tersebut. Bagi orang indonesia yang tinggal di eropa atau negara maju lainnya tentu akan mengetahui bagaimana orang-orang disana sangat disiplin dalam memenuhi janji. Di Jerman contohnya untuk keterlambatan kereta 5 menit saja maka akan ada pengumuman sehingga para penumpang yang akan menunggu mengetahui dengan jelas. Bagaimana dengan kita di Indonesia? Keterlambatan dalam 1 atau 2 jam adalah hal yang bisa dimaafkan.</p>
<p>Jika kita bisa disiplin ketika memenuhi janji dengan orang asing, mengapa kita tidak bisa berdisiplin jika memenuhi janji dengan sesama orang Indonesia? Beberapa contoh bisa dilihat adalah ketika adanya pertemuan-pertemuan untuk orang Indonesia, keterlambatan 15-30 menit dari jadwal yang ditentukan sudah sebelumnya diperhitungkan oleh panitia. Tentu ini beralasan, karena kita-orang Indonesia sering datang tidak tepat waktu. Ironis bukan? Bayangkan saja jika seseorang yang berjanji untuk mengembalikan piutang kemudian menundanya. Sudah banyak terjadi permasalahan karena hal ini. Hal apakah yang menyebabkan ini terjadi?</p><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lingkarcendekia.wordpress.com&amp;blog=1096675&amp;post=14&amp;subd=lingkarcendekia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://lingkarcendekia.wordpress.com/2007/05/16/tepati-janji-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/165aaefabeb1e53dd7338a6296a08015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lingkarcendekia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
